Jumat, 31 Maret 2017

Kesultanan Banten

PROFIL SULTAN BANTEN
RATU BAGUS HENDRA BAMBANG WISANGGENI SOERJAATMADJA

Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja bin Ratu Bagus Abdul Mughni Soerjaatmadja bin Ratu Bagus Marjono Soerjaatmadja bin Pangeran Timur Soerjaatmadja bin Sultan Maulana Muhammad Shafiuddin, Sultan Penuh Banten terakhir adalah merupakan pewaris sah dan resmi Kesultanan Banten. Beliau adalah : Ketua Lembaga Trah (LT) Sultan Shafiuddin – Kesultanan Banten Pelestarian Budaya Kesultanan Banten ; Ketua Lembaga Keluarga Besar dan Kerabat Kesultanan Banten dan Ketua Yayasan Khazanah Kesulthanan Banten

Beliau dilahirkan pada tanggal 31 Agustus 1954. Pada tanggal 12 Juni 2010,  Forum Silaturahim Keraton Se-Nusantara (FSKN) pimpinan YM Tejowulan Keraton Surakarta, beliau diakui sebagai perwakilan resmi Kesultanan Banten. Dan pada tahun yang sama oleh KH Tb Fathul Adzim putra Residen Banten KH Tb Achmad Chotib, menyerahkan kembali mandat dari kakek Sultan Bambang kepada keluarga Tb Achmad Chotib terkait kepengurusan Masjid Agung Banten Lama dan Makam Sultan Banten kepada Pewaris Kesultanan Banten, namun dikarenakan satu dan lain hal kepengurusan Masjid dan Makam Sultan Banten saat ini masih di bawah otoritas BWI (Badan Wakaf Indonesia).

KENADZIRAN adalah institusi atau organisasi yang mengurus dan mengelola Perwakafan. Wakaf itu harus jelas Waqif, Maukuf, dan Mauquf Alaih-nya. Saat ini BWI lah yang punya otoritas. Adapun Kesultanan adalah institusi yang turun kepada pewaris putra mahkota dari garis keturunan atau trah Sultan itu sendiri. Sehingga bilamana ada pihak Kenadziran mengurus makam dan masjid Sultan Banten yang bukan dari pewaris putra mahkota Sultan Banten mengklaim sebagai Sultan Banten maka klaim tersebut adalah tidak berdasar dan bukan haknya dan bukan pada tempatnya.

Pada tahun 2013, Silsilah beliau selaku pewaris Kesultanan Banten diakui dan disahkan oleh Rabitah Azmatkhan selaku Lembaga penelitian nasab Keluarga turunan Walisongo dan juga disahkan oleh Naqobah Kesultanan Banten – Paguyuban Trah Kesultanan Banten. Pada bulan Ramadhan di tahun 2013, beliau menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Banten dan keluarga besar keturunan Kesultanan Banten, dengan mengadakan Bakti Sosial ke daerah-daerah pemukiman di Banten yang banyak dimukimi oleh para dzuriyat Kesultanan Banten, misal daerah Banten Lama, Kasunyatan, Kenari dan lain-lain.

Pada bulan Desember 2013 bapak Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni diundang oleh Gubernur Jakarta Bpk Jokowi yang sekarang menjadi Presiden Republik Indonesia untuk mewakili Kesultanan Banten dalam acara Festival Keraton Se-Dunia (World Royal Heritage) di Monas Jakarta. Sepanjang tahun 2013-2015 Beliau juga kerap mengadakan kunjungan silaturahim dengan para Ulama Banten semisal : KH. Muhtadi bin Abuya Dimyathi Cidahu, KH Munfasir, KH Yusuf Mubarok Cinangka, KH Sukanta Labuan, KH Uci Turtusi Cilongok Pasar Kamis Tangerang, KH Thobari Syadzili Tangerang, KH Lukman Harun Cilegon dan lain-lain.

Pada Tahun 2014, pengakuan terhadap beliau sebagai pewaris resmi Kesultanan Banten mulai datang dari kalangan internasional dengan diundangnya beliau sebagai Sultan Banten oleh pihak Kesultanan Kelantan Malaysia.

Pada tahun 2015, tepatnya pada tanggal 3 Februari 2015, Beliau diakui oleh para Ulama Internasional dari Turki (Oleh Syeikh Fadhil Jailani keturunan Syeikh Abdul Qadir Al-Jaelani), Syria, Kelantan-Malaysia dan Pattani-Thailand sebagai Sultan Banten terkini ke-18 dengan gelar Sultan Syarif Muhammad Ash-Shafiuddin. Beliau juga diberikan wasiat dan mandat sebagai pewaris Kesultanan yang memimpin secara budaya dan Keislaman bersilaturahim dengan para ulama Banten, masyarakat dan pemerintah daerah. 

Pengakuannya diperkuat dalam salinan putusan Pengadilan Agama Serang September 2016 yang menyatakan, Ratu Bagus Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, MBA bin Ratu Bagus Abdul Mugni Soerjaatmadj Bin Ratuu Bagus Maryono Soerjaatmadja Din Pangeran Timur Soerjaatmadja Bin Sultan Maulana Muhammad Shafiudin (sultan Banten Berdaulat terakhir), sebagai Pemilik. Pertalian Darah Terkuat yang memiliki hak waris sebagai penerus kesultanan Banten.

Dalam acara Maulid Akbar dan Istighosah Kesultanan Banten di halaman Masjid Banten Lama, Kota Serang , Tanggal 11 Desember 2016,  Ulama, Pemerintah, dan tokoh masyarakat di Banten mengukuhkan penetapan Ratu Bagus Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja menjadi Sultan Banten. Tokoh ulama yang mengukuhkan diantaranya, KH Abuya Muhtadi (Cidahu, Pandeglang), KH Busro (Malingping), KH Nursyid Abdullah (Ulam tangerang), KH Tohir Toha (Kasemen), H Edi Sutisna, KH Baehani, H Aris Haelani, Kemudian disusul pada kesempatan berikutnya oleh KH.Abuya Munfasir (Barugbug, Serang), Buya Sujana Karis (Ciminyak, Lebak), H.Taufiqurrahman Ruki (Lebak) hingga saat ini dukungan pengukuhan terus mengalir dari para kasepuhan dan tokoh masyarakat.

Semoga Sultan Banten terkini selain sebagai Entitas Budaya Masyarakat Banten, juga dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat Banten terutama dengan visi misi beliau di berbagai bidang termasuk di bidang pembenahan akhlak masyarakat Banten dengan tetap menjaga Akidah Islam...Aamiin YRA

***untuk informasi tentang kegiatan Kesultanan Banten, bisa di cek di :
kesultananbanten.id

Selasa, 06 Oktober 2015

Berebut Kue atau Membuat Kue Baru?

Siang ini saya kedatangan seorang teman lama,  dia seorang AE bahasa kerennya singkatan dari Account Executive di sebuah media lokal, tulisan itu pula yang tercetak di bawah namanya pada kartu nama perusahaan yang dia berikan. "Bagaimana kang Andi menghadapi persaingan bisnis?" ujar dia tiba tiba bertanya di sela obrolan, sontak gelas kopi yang hampir mendarat di bibir saya jadi tertahan. Jujur saya kaget mendapat pertanyaan yang diluar dugaan, beberapa detik saya tatap raut mukanya. Jujur saya ingin tahu pertanyaan spontankah yang dia lontarkan atau karena dia kagum melihat suasana di kantor saya yang "terlihat" sibuk.
Sejak produk China membanjiri Indonesia, telah banyak memberikan perubahan besar pada berbagai segmen kehidupan. Sebut saja HaPe yang pada tahun 90an hanya bisa dimiliki oleh kalangan berduit. Meski jarang berbunyi, serasa mati gaya kalo tangan kiri "nganggur"  tidak menggenggam HaPe. "mubazir kalo gak ditemeng-temengin ndi, dapet beli mahal soalnya ha...ha...ha.." seloroh teman saya yang beruntung mampu membeli HP yang cukup canggih. Bandingkan dengan masa sekarang, Maman pedagang batagor di sekolah sebelah asik ber SMS ria sambil menggoreng, Mang Dudi kuli bangunan bertelepon ria sambil bergelantungan di plafon rumah, bahkan pembantu di rumah pun asik cekikikan sambil nyapu teras. Wajar saja mereka mampu membeli, lawong harganya yang seratus ribuan pun ada, urusan pulsa banyak paket gratisan, meski ngga sepenuhnya bener juga, namanya juga iklan hehe.
Kembali ke pertanyaan teman saya tadi,... Singkat saya jawab : " saya lebih memilih untuk membuat kue yang baru, ketimbang berebut kue yang ada" jabaran singkatnya begini : saya lebih memilih untuk menciptakan peluang serta membuat demand yang baru dibanding harus berebut atau bersaing dengan kompetitor memperebutkan pekerjaan yang ada....hehe

Minggu, 15 Februari 2015

DIJUAL CEPAT...INVESTASI BAGUS

DIJUAL TANAH (SHM)
-Tanpa perantara-
di pinggir jalan sebelum Pelabuhan Merak.
Cocok untuk tambang pasir dan batu (berizin)

Luas : + 6,5 HA
sertifikat
Harga : Rp. 750.000/m2

Hubungi :
08981502677
087877289254

Rabu, 10 Desember 2014

funnyTruck

Kamis, 08 November 2012

Caplok mencaplok..


Sekedar share pengalaman...mungkin berguna bagi teman2 Foto...
Hari ini saya dpt pengalaman berharga tentang pencaplokan karya cipta,... sebulan lalu saya diminta untuk mendesain publikasi sebuah acara untuk kepentingan iklan surat kabar, dan saya penuhi permintaan tersebut dengan kesepakatan logo saya tercantum dalam publikasinya.

Beberapa minggu setelah iklan tsb tayang saya kaget, karena muncul publikasi dalam bentuk spanduk dan banner yang menggunakan desain saya tapi tidak mencantumkan logo perusahaan saya maupun logo surat kabar tsb sebagai media partner. Ketika saya konfirmasi ke surat kabar tsb mereka pun mengaku kaget, lantas pihak surat kabar menghubungi panitia acara dan mengutarakan keberatan.

Tidak lama berselang pihak panitia menelpon saya dan meminta maaf, jujur saya sudah terlanjur kecewa, melalui telepon saya mengajukan keberatan dan meminta pihak panitia melakukan bbrp hal yang disarankan teman saya (pengacara) :

1. Mencabut/menurunkan semua publikasi yang terlanjur tayang.
2. Membuat surat permohonan maaf tertulis kepada saya/perusahaan
3. point 1&2 harus dilakukan maksimal 1x24 jam
4. Bila tidak dilakukan dalam tempo yang diberikan, maka pihak saya akan mengajukan somasi kepada panitia acara.

Alhamdulillah, pihak panitia beritikad baik dan mau mengikuti permintaan saya...meski terlanjur membuat kecewa, tapi paling tidak masalah ini menjadi pelajaran bagi saya dan mereka tentang pentingnya menghargai karya cipta.

Semoga hal ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, dan bila terjadi semoga pengalaman ini bisa dijadikan pelajaran,...

Sabtu, 06 Oktober 2012

Gowes Santai memperingati World Bamboo Day dan World Habitat Day

<p>Minggu pagi yang cerah, 7 Oktober 2012,tepat pukul 7.00 Wib puluhan peserta Gowes Santai di lepas di halaman kantor Pelabuhan Perikanan Karangantu, Banten.
Selain bersepeda menikmati pemandangan pesisir teluk Banten dan Kawasan cagar Budaya Banten Lama, peserta juga diajak melakukan aksi lingkungan berupa menanam pohon dan aksi bersih kali di beberapa kawasan Tapak Bumi Village Karangantu.
Menurut Mukodas Suhada, penggagas acara, kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan melalui kegiatan yang menarik. Kami sangat menyayangkan kurang pedulinya pemerintah daerah terhadap kegiatan ini, terbukti dengan ketidakhadiran perwakilan pemerintah daerah dalam acara saresehan yang dilakukan jumat kemarin (6/10) padahal kami sangat berharap kehadiran mereka akan memberikan masukkan yang berarti untuk kegiatan ini, lanjut Das panggilan akrab pria pendiri Tapak Bumi Village ini.
Gowes (bersepeda) Santai dengan rute seperti ini, sangat menarik kita bisa mengamati banyak hal, mulai dari kampung nelayan hingga kawasan bersejarah Banten Lama. Selain sehat kita bisa mengenalkan warisan budaya dan menanamkan cinta lingkungan bersama keluarga, tutur Setiyo salah satu peserta sepeda santai yang datang dengan istri dan puterinya.
Gowes Santai ini sekaligus menjadi penutup rangkaian acara memperingati hari Bambu Sedunia dan Hari Habitat Sedunia yang jatuh pada bulan Oktober.(ast)

tapak bumi village




Senin, 25 Juli 2011

Dss festival

Dss festive